Promosi Hasil Pelatihan Batik Khas Kota Tebing Tinggi

Sumber: harianmandiri.com, 10-01-2013

Hasil pelatihan membatik tangan khas Tebing Tinggi yang digelar Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tebing Tinggi kepada 25 warga dan remaja putri di Aula RM Putra Ganda Jalan Gatot Subroto Kota Tebing Tinggi, berhasil diperkenalkan dan ditampilkan di Gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi, Selasa (8/1).

Hasil_Pelatihan_Batik_Khas_Tebingtinggi_Diperkenalkan

Pameran Hasil Pelatihan Batik, Khas Kota Tebing Tinggi


Batik tulis tangan, khas Kota Tebing Tinggi bernuansa asbtrak dituangkan di kain katun dengan motif bunga besar berciri khas ikon Kota Tebing Tinggi seperti: lukisan burung beo, Tugu Perjuangan 13 Desember dan motif pohon bambu, melambangkan Kota Tebingtinggi sebagai Kota Lemang.

Walikota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan berharap, batik yang telah dihasilkan oleh anak-anak remaja putri Kota Tebing Tinggi hendaknya bisa dipromosikan sebagai daya tarik pariwisata, bahwa Kota Tebing Tinggi mempunyai ciri khas batik tersendiri tanpa meniru corak dari daerah lain.

Kita berharap pihak Dinas Kouperindag segera mendaftarkan hak paten hasil karya batik tulis tangan anak-anak putri Kota Tebingtinggi ini,” pintanya. Menurut Umar Hasibuan, kedepan untuk menampung kerajinan batik tangan oleh anak-anak remaja putri supaya pasarnya lebih menarik, pihak Pemko Tebing Tinggi akan membuat tempat (galeri) batik yang rencananya di Terminal Bandar Kajum.

Sebelumnya, Kadis Kouperidag Drs H Asmali didampingi instruktur batik (tenaga pelatih),  yakni Prof Amroni MAG mengatakan, pelatihan selama 25 hari dimulai Desember 2012 lalu dibuat oleh Diskouperindag untuk menciptakan inovasi dikalangan anak-anak remaja putri dalam mengolah kerajinan batik tulis tangan. Diharapkan, selain dikenal sebagai Kota Lemang, Tebing Tinggi  juga dikenal memiliki batik khas yang unik.

Kita telah melatihnya, dan ternyata anak-anak remaja putri ini telah mampu menuangkan inspirasi batik tulis tangannya, mereka semuanya sudah mampu menghasilkan karya batik tulis tangan sendiri dengan motif ikon khas Kota Tebing Tinggi,” ungkap Asmali.

Salah seorang pembatik, Widia Santi (17) mengaku sangat bahagia karena dimasa muda bisa menghasilkan karya batik tulis tangan yang nantinya bisa dipakai oleh seluruh warga Kota Tebingtinggi.

Hasil batik tulis tangan sangat berharga, untuk hasil karya mampu di jual Rp 250 ribu. Lumayan, dimasa muda bisa menghasilkan uang sendiri dengan karya sendiri,” kata Santi.

Advertisements

About kotatebingtinggi

Ini hanyalah weblog TIDAK RESMI dari Kota Tebing Tinggi. Terima kasih atas fasilitas dari WORDPRESS.COM. Weblog ini dikelola oleh: https://www.facebook.com/rusmanik
This entry was posted in Berita, Diskusi, Potensi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Mohon masukan dan kritikan konstruktif. Terimakasih

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s