Pemkot Tebing Tinggi Jaring Anak Putus Sekolah

Sumber: antarasumut.com, 18 July 2013

Tebing Tinggi, 18/7 (Antara) – Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, siap menjaring anak putus sekolah untuk mengoptimalkan kinerja program wajib belajar di daerah itu.

“Ke depan diharapkan tidak ada lagi warga Kota Tebing Tinggi yang tidak berpendidikan SD, SMP, dan SMA sederajat,” kata Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan di Tebing Tinggi, Kamis.

Tuntaskan Anak Putus Sekolah !

Gerakan Penjaringan Anak Putus Sekolah

Ia menjelaskan, program mengantisipasi anak putus sekolah atau rawan putus sekolah tersebut telah dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tebing Tinggi melalui Gerakan Penjaringan Anak Putus Sekolah (GPAPS).

Seiring dengan program GPAPS, pihaknya mengingatkan para guru agar senantiasa memaksimalkan perhatian dan membangun hubungan dengan siswa dalam konteks proses belajar mengajar.

“Bagaimanapun baiknya bahan ajar yang disajikan dan sempurnanya metode yang dipergunakan jika hubungan guru dengan siswanya tidak harmonis, siswa tidak memperoleh hasil pembelajaran yang memuaskan,” ujar Umar.

Ia mengatakan bahwa keterbacaan kurikulum dan pemahaman strategi belajar mengajar serta penguasaan teknologi informasi menjadi tuntutan yang harus dimiliki oleh guru dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola kerja guru.

Diakuinya, kepercayaan pemerintah menetapkan beberapa sekolah di Tebing Tinggi sebagai pelaksana terbatas Kurikulum 2013 patut diapresiasi oleh segenap sekolah dan pelajar di kota itu.

Dengan demikian, lanjut Umar, bagi sekolah yang belum terpilih atau belum melaksanakan Kurikulum 2013 dapat belajar bagaimana untuk melaksanakannya.

Wali Kota juga berharap Tebing Tinggi tidak hanya dikenal sebagai kota yang sangat peduli pendidikan, tetapi juga sebagai kota juara berbagai perlombaan akademik dan nonakademik, baik ditingkat provinsi Sumatera Utara maupun nasional.

Dalam upaya mencapai sasaran tersebut, pihaknya minta setiap sekolah menyediakan kotak saran dan pengaduan, membuat peraturan standar pelayanan minimal.

Selain itu, dia minta pengelola sekolah mengadakan razia rutin terhadap setiap siswa yang bolos dan memberi sanksi kepada siswa yang menggunakan telepon selular saat berada di lingkungan sekolah.

“Saya juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan agar membuat penilaian kinerja kepala sekolah pada akhir tahun pelajaran,” katanya.

Kriteria penilaian, antara lain jumlah lulusan SD yang diterima di SMP negeri dan lulusan SMP yang diterima di SMA atau SMK negeri serta lulusan SMA dan SMK yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun di pasar kerja.(KR-JRD)

Oleh: Oleh Juraidi

Gerakan Penjaringan Anak Putus Sekolah

Advertisements

About kotatebingtinggi

Ini hanyalah weblog TIDAK RESMI dari Kota Tebing Tinggi. Terima kasih atas fasilitas dari WORDPRESS.COM. Weblog ini dikelola oleh: https://www.facebook.com/rusmanik
This entry was posted in Berita, Data, Diskusi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Pemkot Tebing Tinggi Jaring Anak Putus Sekolah

  1. elviz06 says:

    Bapak Walikota dan siappun yang bertanggung jawab pada kegiatan penjaringan anak yang putus sekolah, jangan hanya menunggu laporan tepi tolong terjun kelapangan di tempat saya tinggal ada beberapa anak yang seharusnya sekolah SD tetapi tidak sekolah lagi alasannya karena anak tidak mau ditambah orang tua kurang perduli dan tidak ada biaya ketahui tempat saya tinggal di kelurahan Lalang lingkungan IV tolong Bapak/Ibu turun dan tanya kepling moga-moga mereka tahu…karena bila tidak ditindaklanjuti ini akan jadi temuan bahwa warga Tebing Tinggi nanti ada yang buta huruf, saya sebagai warga hanya bisa menganjurkan anaknya untuk sekolah ternyata kenyataannya tidak terjadi juga karena tidak ada campur tangan siapa pun..ini perlu jadi perhatian Bapak/Ibu penanggung jawab pendidikan di Tebing Tinggi

  2. hamto says:

    Tanggulangi dengan cara yg baru. yg kreatif, murah tapi permanen. masak gak ada yg bisa seh

  3. jefri says:

    Saya sudah ke dinas pendidikan,tapi tdk ada juga data2 nya,ke bagian kabid dikdasmen,katanya data2 nya ada pada kantor yg lama,sekarang org yg mendata itu uda mengundurkan diri,jd saya tdk mndapatkan data2 nya.bs gak pak/buk bantu saya sbnrnya bagaimana mekanisme pelaksanaan gpaps itu?atau saya lampirkan dftr pertanyaan d sini bisa gk klo bpak/ibu mnjwab nya?

Mohon masukan dan kritikan konstruktif. Terimakasih

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s