Tunas Integritas: Membangun Sistem Keyakinan tentang INTEGRITAS DIRI Sejak Usia Dini

Sumber: acch.kpk.go.id

Pengembangan integritas individu dimulai dari sejak dini. Nilai integritas itu harus tertanam sehingga menjadi belief system yang diyakini oleh sang Anak. Tunas Integritas merupakan sebuah program pendidikan antikorupsi untuk jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) berbentuk buku bacaan untuk memenuhi hak-hak anak memperoleh pendidikan yang menyenangkan melalui pendekatan mendongeng.

Buku-buku yang diterbitkan berkaitan dengan penanaman sejak dini SEMBILAN NILAI INTEGRITAS melalui buku cerita agar lebih menghibur serta tidak menggurui. Sembilan nilai integritas tersebut adalah: jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Keunggulan buku ini adalah dalam satu paket terdapat lima genre, yakni fabel, realistis kontemporer, dongeng, cerita fantasi, aktivitas anak, dan interaktif. Setiap buku memiliki style dan ilustrasi yang berbeda-beda agar dapat memberikan stimulasi visual bagi anak-anak.

Buku yang merupakan hasil kerja sama antara KPK dan Forum Penulis Bacaan Anak (FPBA) ini terdiri atas enam seri, yang masing-masing berjudul “Wuush”, ”Byuur”, “Ungu di Mana Kamu?”, “Ya Ampun!”, “Ini, Itu?”, dan “Hujan Warna-warni”.

1. Byur!
Wah..dengan apa Osyi membawa wortel hasil panennya nanti? Mengapa tidak ada yang mau meminjami Osyi keranjang? Sementara, ada barakuda pencuri memasuki rumah Fufu, padahal Fufu sedang sendirian. Bagaimana ini? Bimo nekat mengarungi sungai berarus deras. Berhasilkah dia?

Hmm..permen adik banyak sekali. Boleh tidak, diam-diam Kakak ambil satu? Aduh, santan ini belum mendidih, sedangkan Tulitel ingin mengikuti lomba petik kenari. Apa yang harus dilakukan Tulitel? Ikuti kisah mereka bersama Keluarga Kumbi yang menggemaskan. download

2. Hujan Warna-Warni

Tik tiik tiiik, tes tes teees…waaah hujan warna-warni turun. Kumbi-kumbi pun berlarian. Ada yang masuk ke Negeri Kata. Mereka melihat penyair Rajarima tidak bisa menulis puisi ceria lagi. Kenapa yaa? Sebagian kumbi diajak Andi dan Bowo berkeliling Kota Oncom. Bukan sembarang kota, melainkan kota yang sangat teratur. Serunya.

Nah, sepasang kumbi kembar memilih berteduh di rumah manusia. Mereka menjadi besar. Rumah pun berantakan dibuatnya. Bagaimana ini? Sebentar lagi ibu pulang. Ada pula yang teperangkap di mesin waktu. Katanya, pada 2150, air segar sudah langka di bumi. Lalu bagaimana kita minum? Yuuk, kita ikuti petualangan mereka. download

3. Ini? Itu?
Ini atau itu? Apa yang harus dilakukan Dido, Hatta, dan Chacha? Dido ingin membeli mobil-mobilan baru. Apakah dia bisa memakai uang kembalian ibu? Hatta sudah lama ingin robot-robotan baru, tetapi robot-robotan itu akan disumbangkan ke panti asuhan dekat rumahnya. Chacha sedang terburu-buru, namun jalanan macet berat. Bisakah dia memaksa maju? Ini atau itu?

Bahkan para kumbi ikut-ikutan bingung. Bantu mereka memilih yaa.. download

4. Ungu, Di mana Kamu?
Begitu banyak permainan, tetapi dimana ungu? Dapatkah kalian menemukannya? Dan Kumbi Hil…hei, apa yang kaulakukan? Ah terlambat. Lukisan Kak Dianda sudah diubahnya. Bisakah kalian melihat perbedaan lukisan itu dengan lukisan sebelumnya?

Di buku ini, Kumbi Hil mengajak kalian bermain bersama. Membuat roket, mencari kata, menyelamatkan kepik dari jebakan kecoa, membaca puisi, dan banyak lagi.

Sebaiknya kalian tidak mengerjakannya langsung di buku ini, supaya teman-teman lain juga bisa ikut bermain. Oke? download

5. Wuuush
Wuussh. Para kumbi beterbangan karena sengaja Kumbi Rob menyalakan kipas angin. Aduh, jangan mendarat ke kotak bekal Aldo. Eh, banyak sekali bekalnya. Apa bisa habis ya? Kumbi, keluarlah dari rumah Leo. Ibu Leo sedang sakit. Lihat saja dari jauh apa yang dilakukan Leo. Hei, itu Pasar Kaget. Mendarat saja di sana. Aneka barang dijual, tapi bolehkah semua dibeli?

Atau turunlah di Taman Bacaan. Ada Aji yang punya rencana membeli komik dengan uang Kak Tias tanpa ijin. Wah wah…ups ada kumbi yang terbawa ke kebun durian dan bertemu Monster DurDur. Monster apa itu? Ayo baca cerita-cerita ini bersama Keluarga Kumbi. download

6. Ya Ampun!!
Ya ampun, Putri Rara pura-pura sakit hanya karena tak mau memakai gaun. Lalu lihatlah, para kumbi melayang terbang karena tepercik serbuk Flo. Sayang, Flo mengambil serbuk itu tanpa izin Nenek Olin. Tetapi, ke mana Putri Ela? Seharusnya dia menyelesaikan tenunannya, dan tidak menunda-nunda.

Ah, untung ada Remi di Negeri Peri. Meskipun Remi bersayap mini, dia bisa meliuk gesit dan membantu memanen ceri.  Nah, sekarang semua peri dan kumbi sudah rapi mengantre. Selamat membaca cerita-cerita di buku ini. download

Advertisements

About swamandiri

Rusman R. Manik. Minat pada pengembangan local good governance. Selamat datang di SWAMANDIRI.wordpress.COM. Berbagi utk pengembangan local good governance.
This entry was posted in Berita, eBook and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Mohon masukan dan kritikan konstruktif. Terimakasih

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s