About swamandiri

Rusman R. Manik. Minat pada pengembangan local good governance. Selamat datang di SWAMANDIRI.wordpress.COM. Berbagi utk pengembangan local good governance.

Walikota Tebing Tinggi Janji 263 Rumah Tidak Layak Huni akan Diperbaiki 2016

Sumber: hariansib.co

Sebanyak 263 rumah tidak layak huni sesuai Program Keluarga Harapan akan diperbaiki tahun 2016. Program tersebut sudah diajukan Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi ke pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dalam dialog interaktif dengan warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu dalam program Jumat Keliling (Jumling), (6/11). Dan sebagai informasi kelurahan ini adalah juara nasional PKK-KB.

2016

Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Continue reading

Advertisements

Indeks Pembangunan Manusia Kota Tebing Tinggi Tahun 2013

Menurut UNDP, definisi pembangunan manusia adalah sebagai suatu proses untuk memperluas pilihan-pilihan bagi penduduk. Penduduk ditempatkan sebagai tujuan akhir sedangkan upaya pembangunan dipandang sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan manusia, empat hal pokok yang perlu diperhatikan adalah produktivitas, pemerataan, kesinambungan, pemberdayaan.

IPM Kota Tebing Tinggi pada tahun 2013 sebesar 77,96 dengan demikian status pembangunan manusia Kota Tebing Tinggi berada pada golongan menengah dengan nilai IPM antara 50 sampai 80. Bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, IPM Kota Tebing Tinggi tahun 2013 ini berada pada urutan ketiga. Pencapaian ini merupakan suatu hal yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Kota Tebing Tinggi.

Melalui pencapaian ini diharapkan menjadi dorongan dan dukungan bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk secara terus-menerus dan berkesinambungan berupaya meningkatkan kesejateraan masyarakat Kota Tebing Tinggi.

IPM Kota Tebing Tinggi 2013 Continue reading

Bandung Menjadi Kota Percontohan Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintahan

Sumber: http://news.detik.com/
Bandung – Bandung menjadi kota percontohan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintahan (SAKIP). Dengan SAKIP, kinerja anak buah Ridwan Kamil bisa terpantau. Jika tercatat buruk, siap-siap pasang bendera hitam.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberikan arahan kepada jajarannya di Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana, Senin (13/7/2015)

“Sakip ini berguna untuk mengukur kinerja instansi pemerintahan. Selama ini ada persepsi kalau ada satu masalah dikira gagal semuanya. Dengan SAKIP ini masyarakat bisa mengontrol,” ujar pria yang akrab disapa Emil itu.

Dengan sistem tersebut, kinerja Pemkot Bandung terukur. Menurut Emil, kinerja masing mulai dari Dinas hingga kewilayahan akan diketahui dengan terukur. Sehingga akan lebih mudah bagi Emil menerapkan sanksi dan penghargaan bagi bawahannya.

“Tadi ada yang usul kalau kinerjanya baik hadiahnya umroh, kalau yang jelek ada yang ngusulin minimal bendera hitam di dinasnya. Jadi ketahuan,” tandasnya.

Kementrian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memilih Kota Bandung sebagai kota percontohan dalam penerapan SAKIP. Emil mengaatakan, selama ini tidak ada satu kota di Indonesia yang mampu memberikan penjelasan secara ilmiah atau hasil kerja yang telah dilakukan.

Musrenbang Kota Tebingtinggi 2016: Arah Pembangunan Menuju Pusat Jasa dan Perdagangan

Sumber: http://hariansib.co/, Jumat, 13 Maret 2015

Mengacu pada Perda No. 3 tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2011-2016 yang memasuki tahun ke lima, sekaligus merupakan tahun ketiga RPJMD Provinsi Sumut tahun 2013-2018 dan persiapan untuk menyongsong tahun kedua RPJMN tahun 2015-2019, maka fokus dan arah kebijakan pembangunan untuk mewujudkan Kota Tebing Tinggi sebagai Menuju Pusat Jasa dan Perdagangan harus semakin ditingkatkan.

Tahap pembangunan 2016 Kota Tebing Tinggi terutama diarahkan untuk mendukung tercapainya Tebing Tinggi sebagai Kota Jasa dan Perdagangan serta Industri yang maju dan modern. Dtekankan bahwa partisipasi aktif warga masyarakat dalam memelihara hasil pembangunan sangat diharapkan. Demikian pointer arahan walikota diwakili Sekdako Tebing Tinggi, Johan Samose Harahap, pada penutupan Musrenbang tahun 2016, Kamis sore (12/3) di gedung Balai Pertemuan Kartini kota setempat.

Menurut walikota, usulan kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Provinsi Sumatera Utara akan disampaikan ke provinsi pada tanggal 20 Maret 2015 dan akan dibahas dalam forum Musrenbang SKPD Provinsi Sumut, sedangkan khusus APBN tahun 2016 selambat-lambatnya tanggal 13 maret 2016 disampaikan ke Bappeda Kota Tebing Tinggi dengan dilengkapi studi kelayakan (FS), Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Khusus untuk dana DAK agar usulannya dibawa langsung oleh SKPD yang mengusulkan dana dimaksud ke kementerian atau lembaga terkait, dan harus sudah disampaikan pada bulan Maret 2015 sebelum Musrenbangnas, sedangkan usulan kegiatan yang merupakan hasil sinkronisasi dan kompilasi forum gabungan SKPD yang dihasilkan pada Desk Prioritas Pembangunan tahun 2016 merupakan bahan rancangan akhir RKPD tahun 2016 untuk ditetapkan sebagai dokumen RKPD tahun 2016.

Indeks Kota Cerdas Diperkenalkan

Sumber: kompas.com, 24 Maret 2015 16:38 WIB
JAKARTA, KOMPAS — Institut Teknologi Bandung, harian Kompas, dan Perusahaan Gas Negara meluncurkan Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 di Jakarta, Selasa (24/3). Indeks ini bertujuan untuk mengukur dan memeringkat kinerja pengelolaan kota berbasis teknologi digital terhadap pelayanan masyarakat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi pembicara utama dalam acara peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia yang digagas harian Kompas, ITB, dan PGN di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3).Kompas/Totok WijayantoWakil Presiden Jusuf Kalla menjadi pembicara utama dalam acara peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia yang digagas harian Kompas, ITB, dan PGN di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3).

Peluncuran dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ikut mendampingi, CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo, Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi, dan Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso.

Indeks Kota Cerdas 2015

Peluncuran Indeks Kota Cerdas 2015

Sebanyak 98 kota di Indonesia mengikuti penilaian untuk dievaluasi menggunakan Indeks Kota Cerdas. Parameter ini mempertimbangkan kemampuan kota untuk mengelola sumber daya yang terbatas secara cerdik demi menjamin bahwa tempat tersebut layak huni bagi warganya. Continue reading