Tebing Tinggi bebas putus sekolah tahun 2015

Sumber: Waspada Online, 12 Februari 2012

Kota_Tebing_Tinggi_Bebas_Buta_Aksara_2015Pemberdayaan dan pengembangan program paket A, B dan C sebagai sarana utama Pemko Tebingtinggi untuk menargetkan agar tahun 2015 warga Tebingtinggi tidak ada yang buta Aksara dan putus Sekolah. Demikian disampaikan Walikota Tebing Tinggi, di hadapan masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir.

Dari data yang ada, kata Walikota, bahwa dari total penduduk Kota Tebingtinggi sebesar 148 ribu jiwa lebih, masih terdapat sekira 1.300 orang berstatus buta aksara. Persoalan buta aksara serta putus sekolah, merupakan ganjalan bagi kemajuan kota Tebingtinggi.

Selain itu, Walikota juga menekankan perlunya pengembangan anak usia dini, taman kanak-kanak dan arena bermain anak pra sekolah itu masih harus terus dikembangkan, mengingat kuantitasnya dan kualitasnya belum memadai.

Di acara rutin yang digelar setiap Jumat ke berbagai kelurahan itu, Walikota mengingatakan pula bahaya narkoba dan zat adiktif kepada 100-an warganya. Menurutnya, jika seorang anak telah kecanduan Narkoba, maka proses penyembuhannya sangat sulit dan memakan biaya besar.