Forum Gabungan SKPD Kota Tebing Tinggi Bahas Sektor Pertanian untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

Sumber: MedanBISNISdaily.com

pertanian_KotaTebingTinggi.Wordpress.comKetimpangan kepemilikan lahan, rendahnya sumber daya manusia (SDM), akses permodalan yang terbatas serta kebijakan yang kurang berpihak menyebabkan rendahnya tingkat perekonomian kaum petani di negeri ini termasuk di Kota Tebing Tinggi.

Sebagian besar petani kita atau lebih dari 60 persen, kepemilikan lahan di bawah setengah hectare. Dan, kalau dikalkulasi penghasilan rata-rata mereka cuma Rp 5.700 per hari atau jauh di bawah upah minimum regional (UMR),” kata Kadis Pertanian Kota Tebing Tinggi Syaiful Fachri pada Forum Gabungan SKPD Bidang “Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran” dalam rangka Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) tingkat Kota Tebing Tinggi, Jumat (15/3) di Aula Bappeda Jalan Delima Kota Tebing Tinggi.

Hadir dalam rapat tersebut, sejumlah pimpinan SKPD antara lain Kepala Kantor Ketahanan Pangan Abdul Rohim, Kepala Badan BPMK H Nizar Rangkuti, Kadis Kesehatan serta anggota DPRD antara lain Agustami dari Fraksi Demokrat, Waris dari PDI Perjuangan serta unsur lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Tebing Tinggi.

Sedangkan kontribusi sektor pertanian dalam pembangunan di Kota Tebing Tinggi (tahun 2011) PDRB (produk domestik regional bruto) sebesar 1,47% sedangkan daya serap tenaga kerja sebesar 1,51% atau 2.190 jiwa.

Karena itu, kata Syaiful, untuk meningkatkan perekonomian di sektor pertanian, pihaknya telah merancang sejumlah strategi kebijakan pembangunan yang meliputi kebijakan pengembangan:

  1. Pertanian rakyat, perikanan, peternakan, dan
  2. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berdaya saing.

Baca selengkapnya